Home Berita PT Dua Inspektor ASIC Visitasi 18 Prodi UIR untuk Akreditasi Internasional

Dua Inspektor ASIC Visitasi 18 Prodi UIR untuk Akreditasi Internasional

374
0
SHARE
Dua Inspektor ASIC Visitasi 18 Prodi UIR untuk Akreditasi Internasional

Pekanbaru: Mewujudkan Visi UIR 2020, 'menjadi universitas islam yang unggul dan terkemuka di Asia Tenggara Tahun 2020', lembaga ASIC (Accreditation Service for Internasional Colleges) yang berpusat di Inggris, melakukan akreditasi internasional terhadap 18 program studi di UIR. Visitasi yang berlangsung selama lima hari sejak Senin hingga Kamis (18-22/11 2019) dilakukan oleh dua inspektor, yakni Dr. Lee Hammond dan Florence Waniwa.

Keduanya tiba di Kampus UIR Senin pagi, dan disambut oleh Ketua Umum YLPI Riau Dr. H Nurman, Rektor bersama Wakil-wakil Rektor, Dekanat dan pejabat struktural di lingkungan Universitas Islam Riau. Rektor Syafrinaldi bersama Wakil Rektor, mendampingi kedua inspektor menuju Gedung Rektorat. Sesampai di rektorat, Lee dan Hammond disuguhi attraksi pencak silat dan tari persembahan.

''UIR merupakan universitas swasta pertama di Pulau Sumatera yang mengakreditasi program studinya secara internasional, dan terbanyak mengikut-sertakan prodinya diantara PTN dan PTS lain di Sumatera,'' kata Syafrinaldi mengawali presentasinya di hadapan Lee Hammond dan Florence dalam sesi visitasi di ruang rapat lantai II Gedung Rektorat.

Syafrinaldi mengaku senang menerima kedatangan inspektor ASIC. Selain program ini sudah lama dipersiapkan dan ditunggu civitas akademika, akreditasi internasional merupakan kebutuhan bagi UIR untuk mengantarkan universitas ini unggul dan terkemuka. Selanjutnya, ia memutar video profil UIR sebelum inspektor memulai visitasi di Universitas Islam Riau.

Dalam video berdurasi 10.24 menit itu, UIR menampilkan potret ke-18 program studi yang tersebar di sembilan fakultas dan pascasarjana. Masing-masing Ilmu Hukum (Fakultas Hukum), Pendidikan Agama Islam (FAI), Teknik Sipil, Teknik Perminyakan, Teknik Informatika (Fakultas Teknik), Agroteknologi, Agrobisnis, Budidaya Perairan (Fakultas Pertanian), Ekonomi Manajemen, Ekonomi Akuntansi S1 (Fakultas Ekonomi), Pendidikan Bahasa INggris, Pendidikan Seni Drama Tari dan Musik (FKIP), Ilmu Pemerintahan (Fisipol), Ilmu Komunikasi (FIKOM), Magister Ilmu Hukum, Magister Ilmu Administrasi dan Magister Manajemen Agribisnis (Pascasarjana).

Menurut Wakil Rektor I Dr. H. Syafhendry, M.Si, ke-18 program studi akan divisitasi oleh Lee dan Florence. Dalam waktu lima hari, Lee dan Florence selain memeriksa borang juga melakukan inspeksi lapangan ke semua program studi.

''Inspeksi juga dilakukan ke fasilitas-fasilitas lain seperti klinik, penginapan mahasiswa, kantin, perpustakaan, sarana berolahraga, laboratorium, ruang kelas, dan lain-lain. Kita berharap, visitasi akreditasi international berjalan lancar dan sukses. Juga memperoleh hasil sangat memuaskan,'' kata Syafhendry.

Hingga hari kedua, Selasa (19/11), inspektor ASIC telah melakukan inspeksi ke Fakultas Hukum, FISIPOL, Psikologi dan Fakultas Pertanian. Di luar itu, mereka juga memeriksa Penginapan Mahasiswa di Rusunawa, Perpustakaan Universitas, Gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa, Klinik Universitas, Kantin Azza dan Kebun Percontohan Faperta. Rencananya, Rabu (20/11), Lee dan Florence, inspeksi ke Fakultas Teknik dan FKIP. (UIRrls)