Home Berita LLDIKTI Prof. Herri: PT Ber-SPMI, PT Berkualitas

Prof. Herri: PT Ber-SPMI, PT Berkualitas

303
0
SHARE
Prof. Herri: PT Ber-SPMI, PT Berkualitas

Kepala LLDIKTI Wilayah X, Prof. Herri dalam sambutannya pada pembukaan Bimtek Penyusunan Dokumen SPMI bagi Perguruan Tinggi Tipologi 2 memaparkan data tren akreditasi prodi yang cukup menggembirakan, Senin (8/7/2019).

Di lingkungan Wilayah X, sebanyak 60% program studi terakreditasi minimal B berbanding lurus dengan perguruan tinggi yang telah menerapkan SPMI , yaitu sebanyak 66% (Sumber data Akademik, Juli 2019).

"Hal ini sangat menarik seiiring dengan program studi terakreditasi C yang cenderung menurun," kata Prof. Herri.

Prof. Herri, MBA mengatakan masyarakat pun dapat melihat dan menilai kualitas sebuah perguruan tinggi berdasarkan mutu lulusannya.

Prof. Herri mengatakan peran pimpinan dan yayasan sangat penting untuk suksesnya implementasi SPMI di perguruan tinggi. Oleh karenanya, komitmen pimpinan harus jelas dalam mendukung unit penjaminan mutu. Bimtek Penyusunan dokumen SPMI Perguruan Tinggi Tipologi II merupakan upaya awal perguruan tinggi untuk peningkatan mutunya.

Dalam skema Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, luaran SPMI dijadikan dasar oleh BAN-PT/LAM dalam penilaian peringkat akreditasi, sehingga SPMI menjadi sangat penting untuk penilaian akreditasi.

Pada kegiatan tersebut, peserta didorong untuk mengimplementasikan SPMI mulai dari Perguruan Tinggi sampai kepada program studi sebagai Gugus Kendali Mutu di perguruan tinggi masing-masing. Bimtek Penyusunan Dokumen SPMI Perguruan Tinggi Tipologi 2 yang diselenggarakan di Padang diikuti oleh 80 orang dari perguruan tinggi di lingkungan LLDIKTI Wilayah X untuk Provinsi Sumatera Barat dan Jambi.

Peserta berasal dari unit penjaminan mutu perguruan tinggi atau dosen yang memahami SPMI dan berperan aktif dalam penyusunan dokumen SPMI. Kegiatan ini melibatkan para narasumber yang merupakan fasilitator pusat dan fasilitator Wilayah LLDIKTI Wilayah X, yang terdiri dari Dr. Desiana Vidayanti (Universitas Mercubuana Jakarta), Dr. Yulia Hendri Yeni (Universitas Andalas), dan Dr. Ansofino (STKIP PGRI Sumatera Barat).

Pelaksanaan kegiatan dilakukan selama tiga hari untuk melatih dalam menyusun dokumen SPMI yaitu Dokumen Kebijakan, Dokumen Standar, Dokumen Manual, dan Formulir yang digunakan dalam SPMI dengan diskusi kelompok serta presentasi dalam rangka pendalaman materi.(PH)